Tahap awal untuk mengenal diri adalah dengan mengetahui bahwa manusia terdiri dari bentuk fisik atau jasad (lahir) dan bentuk jiwa atau qalbu (batin). Qalbu disini bukanlah segumpal daging yang tumbuh disebelah kiri badan (jantung). Tetapi ia adalah ruh suci yang mempengaruhi tubuh dan mengatur jasmani dengan segenap anggotanya. Maka ruh lah hakekat manusia (dinamakan diri sendiri). Ruh pulalah yang akan bertanggung jawab atas perbuatan seorang manusia baik dipuji maupun disiksa.
Untuk meneliti dan memikirkan (tafakur) diri sendiri, maka jasad dapat dimisalkan dengan kerajaan sedangkan ruh adalah rajanya yang berkuasa mengatur jasmani. Ruh adalah raja dalam alam ghaib, karena ruh itu ghaib yang tidak terbatas ruang dan waktu tidak terpisah-pisah keadaanya, dan tidak tentu tempatnya di dalam jasad. Dengan demikian anggapan orang bahwa manusia adalah sebuah mikrosmos, atau dunia (kerajaan) kecil dalam dirinya.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis oleh eddy setiawan