Macam-Macam Hukum Islam

2 Agustus 2012

1. Takrif Hukum
Menurut istilah adalah Menetapkan sesuatu atas sesuatu atau memidahkan sesuatu daripadanya.
Sedangkan menurut istilah ahli usul fiqih, hukum adalah titah Allah atau sabda nabi mengenai segala pekerjaan mukallaf baik titah itu mengandung suruhan, tuntutan, atau syarat atau penghalang terhadap sesuatu hukum

2. Pembagian Hukum
Hukum merupakan kitab Tuhan atau nabi, baik langsung ataupun tidak yang dihadapkan kepada para mukkalaf untuk mengerjakan atau meniggalkan.
Dengan memahami atau menganalisa takrif hukum, ternyata hukum itu ada yang mengandung tuntutan, sebab, ayarat, dan mani’ (pencegahan berlakunya hukum), sah, batal, rukhsah, dan azimat seperti berikut :

    a. Hukum yang mengandung tuntutan (suruhan atau larangan) untuk dikerjakan atau di-tinggalkan dinamakan hukum taklifi
    b. Hukum yang mengandung takhyir (boleh dikerjakan atau tidak dikerjakan) dinamakan hukum takhyir.
    c. Hukum yang mengandung sebab, syarat, sah, batal, berat, ringan dinamakan hukum wadh’i, yaitu hukum yang ditetapkan oleh syara’ untuk menjadi sebab, syarat, penghalang atau menetapkan hasil dari yang dikerjakan itu sah tidaknya atau untuk menerangkan rukhsah azimahnya.

Baca entri selengkapnya »

Iklan

Cinta Seorang Hamba

17 April 2012

Seorang yang sangat mencintai sesuatu, hatinya senantiasa rindu akan yang dicintainya, hatinya telah diikat kuat oleh apa yang dicintainya, kalau mendengar orang menyebut suatu hal yang dekat dengan apa yang dicintai atau yang ada hubungan dengannya, hatinya akan berdesir, bergetar, apalagi dengan menyebut langsung nama yang dicintainya itu, akan bertambah kencang desiran dan getaran hatinya.
Seseorang akan merasa tidak nyaman, jiwanya tidak akan tenang, resah gelisah, kalau jauh dari apa yang dicintai dan mengasihinya, bukankah seorang bayi akan menangis kalau sang ibu yang mencintai dan melindunginya tidak ada disampingnya.

Cinta itu membelenggu hati, orang yang mencintai kekasihnya. Yang mencintai menjadi hamba oleh yang dicintainya. Orang-orang yang benar-benar beriman kepada Allah akan bergetar hatinya kalau disebut nama-nama Allah SWT, dan apabila dibacakan ayat-ayat Allah akan bertambah keimanan mereka, ini diisyaratkan dalam Alqur.an
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal. ( Q.S.Al Anfal ayat 2 )
Baca entri selengkapnya »


Hakikat Perjuangan Hidup Melalui Hikmah Hijrah

18 Desember 2009

Alhamdulillah kembali kita diberikan umur panjang sehingga bertemu kembali bulan Muharam tahun ini, sepatutnyalah kita bersyukur masih diberikan kesempatan hidup oleh Allah SWT di alam ini.. Apa sebenarnya arti “HIDUP” menurut pandangan agama ……? Hidup bukanlah sekedar menarik dan menghembuskan nafas. Ada orang-orang yang telah terkubur, tetapi oleh Al Qur’an masih dinamai “Orang hidup dan mendapat rejeki” sebagaimana Firman Allah Ta’ala :“Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rejeki.”(QS.Ali Imran :169).

Dari sini dapatlah kita pahami bahwa : “hidup dalam pandangan agama” adalah : kesinambungan dunia dan akhirat dalam keadaan bahagia, kesinambungan kebahagiaan yang hingga melampui usia dunia ini. Dengan demikian tiadalah arti hidup bagi seseorang, apabila ia tidak menyadari bahwa ia mempunyai kewajiban-kewajiban yang lebih besar dan yang melebihi kewajiban-kewajibannya hari ini. Setiap orang yang beriman wajib mempercayai dan menyadari bahwa disamping wujudnya masa kini, masih ada lagi wujud yang lebih kekal abadi dan lebih berarti daripada kehidupan dunia ini.
Baca entri selengkapnya »


Kapankah Kiamat Terjadi?

1 Desember 2009

Kapan Kiamat terjadi ?, Sebuah pertanyaan yang tidak sanggup kita untuk mengkaji kapan kiamat terjadi. Pertanyaan tersebut selalu muncul dan banyak manusia yang berupaya melakukan penyelidikan dengan berbagai disiplin ilmu untuk menjawab persoalan tersebut.

Tahun 2009 kembali dunia dihebohkan dengan sebuah film 2012 tentang kiamat, membuat orang seluruh dunia ingin menyaksikan secara utuh film tersebut, sehingga terjadi antrian dan sulitnya mendapatkan tiket bioskop untuk menontonnya, hal ini terjadi hampir di seluruh dunia. Apakah ini salah satu tanda kiamat?

Islam sendiri memandang kiamat adalah sebuah urusan Tuhan dan manusia tidak akan mampu mengetahui kapan, bagaimana kiamat itu terjadi. Firman Allah . “Orang-orang yang tidak beriman kepada hari kiamat meminta supaya hari itu segera didatangkan dan orang-orang yang beriman merasa takut kepadanya dan mereka yakin bahwa kiamat itu adalah benar (akan terjadi). Ketahuilah bahwa sesungguhnya orang-orang yang membantah tentang terjadinya kiamat itu benar-benar dalam kesesatan yang jauh.” (QS.Asy Syura:18).

Bagi umat islam keimanan dan keyakinan kepada hari kiamat adalah wajib. Meskipun hari kiamat itu ghaib, maka tetaplah tekad kita baik di hati, lisan perbuatan untuk tetap mengimaninya, meskipun demikian ajaran Islam telah memberikan indikasi dan fenomena akan terjadinya kiamat dengan berdasarkan Al Qur’an dan Sunnah Nabi SAW.

Tanda-tanda hari kiamat:

  • Matahari dan bulan bertabrakan dan tidak bercahaya
    Firman Allah “dan apabila bulan telah hilang cahayanya, dan matahari dan bulan dikumpulkan,” (QS. Al-Qiyaamah : 8-9)
  • Baca entri selengkapnya »


    Tujuan Pendidikan dan Nilai Keagamaan

    17 November 2009

    OLEH SOFYAN SAURI

    Tujuan ialah sasaran yang hendak ingin dicapai oleh suatu aktivitas manusia. Setiap aktivitas manusia mesti mempunyai tujuan tertentu. Sebab aktivitas yang tidak mempunyai tujuan adalah pekerjaan sia-sia. Tujuan berfungsi untuk mengarahkan, mengontrol dan memudahkan evaluasi suatu aktivitas. Karena itu tujuan suatu aktivitas haruslah dirumuskan dengan tegas dan jelas agar mudah mengarahkan, mengontrol dan mengevaluasi aktivitas tersebut. Allah swt menciptakan manusia dan jin tentu dengan rencana dan tujuan sebagai mana disebutkan dalam Al Quran surat Al Baqarah ayat 30 “Dan ingatlah ketika Allah berfirman kepada Malaikat, sesungguhnya Aku akan menjadikan seorang kholifah di muka bumi”, dan dalam Q.S. 51;56 “Tidak semata-mata kami menciptakan jin da manusia kecuali harus beribadah”.

    Tujuan pendidikan suatu negara hendaknya mengacu kepada tujuan yang ingin dicapai oleh suatu negara, seperti negara Indonesia memiliki tujuan pendidikan nasional yang dimunculkan pada Undang-undang sistem pendidikan nasional nomor 2 tahun 1989, yakni, Pendidikan Nasional bertujaun mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, keperibadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.
    Baca entri selengkapnya »


    Mendidik Generasi Muda Islam

    7 November 2009

    Anak merupakan amanah dari Allah SWT yang harus mendapatkan perhatian dari orang tuanya secara serius, terutama dalam hal pendidikan mereka, agar kelak menjadi anak shaleh dan shalehah. Marilah kita tanamkan nilai-nilai agama dan budi pekerti yang luhur sedini mungkin agar mereka menjadi generasi yang berkualitas dan berakhlak mulia yang sanggup mengatasi tantangan kehidupan dizamannya, karena mereka akan hidup disuatu zaman yang berbeda dengan zaman kita.

    Saat ini kita perlu merasa perihatin dengan munculnya beberapa kasus yang menimpa generasi muda ditanah air kita, di mana pada usia yang masih belia, bahkan masih dalam kategori anak-anak, telah terjadi perilaku-perilaku yang tidak lagi bisa dikatagorikan sebagai bentuk “kenakalan” pada umumnya, melainkan sudah menjerumus pada prilaku kriminal. Padahal kita tahu bahwa mereka adalah generasi yang akan meneruskan perjuangan kita; generasi yang akan menjadi bagian dari potret tanah air Indonesia di massa yang datang. Realitas ini harus kita sikapi secara serius, karena jika tidak, maka kiranya bukanlah suatu hal yang mustahil kasus-kasus seperti itu akan menjalar dan menjangkit mengenai lingkungan kita.

    Marilah kita kembali kepada konsep ajaran agama Islam yang memandang anak sebagai amanah atau titipan Allah yang harus dijaga dan diperhatikan dengan sungguh-sungguh, khususnya dalam hal pendidikan dan juga mengenai hal yang lainnya. Memang di zaman sekarang tantangan yang dihadapi begitu besar dan berat, mendidik anak ibarat menggiring domba ditengah kawanan serigala, sedikit lengah , habislah domba itu di mangsanya.

    Dalam usia-usia dimana mereka belum stabil dan belum pula memiliki ketahanan, mereka masih dalam proses mencari bentuk dan sangat mudah terpengaruh oleh teman-teman dan lingkungannya, mereka akan mencari alternatif yang mereka jumpai di sekitarnya yang seringkali mengesampingkan pertimbangan moral. Maka kita harus hati-hati dalam menawarkan figur-figur yang akan menjadi pilihan mereka.
    Baca entri selengkapnya »


    Islam adalah Agama

    28 Agustus 2009

    Agama Islam adalah agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW. Dengan Islam, Allah mengakhiri serta menyempurnakan agama-agama lain untuk para hambanya. Dengan Islam pula, Allah menyempurnakan kenikmatan-Nya, dan meridhai Islam sebagai diennya (Indonesia: agama, zuh).

    Oleh karena itu tidak ada lain yang patut diterima selain Islam. Allah SWT berfirman: “Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup Nabi-nabi…(QS. Al-Ahzab : 40).
    “Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah kucukupkan kepadamu nikmatKu, dan telah Kuridhai Islam itu jadi agama bagimu…” (QS. Al-Maidah : 3). “Sesungguhnya Addien (yang diridhoi) di sisi Allah hanyalah Islam…” (QS. Ali Imran : 19).
    “Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan
    diterima (agama itu) dari padanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.”
    (QS. Ali Imron : 85).
    Baca entri selengkapnya »


    %d blogger menyukai ini: